-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Gunung Gamalama di Ternate Malut Meletus

Gunung Gamalama di Ternate Malut Meletus

Ayunda Windyastuti Savitri - detikNews Gunung Gamalama di Ternate Malut Meletus
 Jakarta - Gunung Gamalama di Maluku Utara mengeluarkan erupsi pagi ini. Akibatnya, Bandara Sultan Babbulah Ternate ditutup untuk sementara waktu.

"Betul Bandara Sultan Babbulah Ternate sudah ditutup sejak pukul 10.00 WIB," ujar Kapuskom Publik Kemenhub JA Barata, saat dihubungi, Kamis (16/7/2015).

Barata mengungkapakn, erupsi terjadi sekitar pukul 08.30 WIT atau 06.30 WIB. Adapun penutupan bandara dilakukan untuk keselamatan penumpang.

"Status penutupan dilakukan untuk keselamatan penerbangan. Kita amati terus," sambungnya.
Belum diketahui akibat penutupan tersebut, berapa penerbangan yang tertunda.
(aws/erd)
-
Gunung Karangetang di Sulut Meletus, Ratusan Warga Mengungsi

Gunung Karangetang di Sulut Meletus, Ratusan Warga Mengungsi

Nur Khafifah - detikNews

Jakarta - Gunung Karangetang yang terletak di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, meletus. Letusan terjadi pada pukul 14.00 Wita.

Erupsi disertai guguran lava pijar menimbulkan awan panas dan debu vulkanik tebal. Awan panas meluncur ke sisi timur sejauh 4 km. Dari data sementara, 4 rumah warga yang berada di Kampung Kora-Kora Kelurahan Bebali Kecamatan Siau Timur dilaporkan telah rata dengan tanah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pada pagi tadi terjadi satu kali luncuran awan panas dengan jarak luncur 2,5 kilometer. Luncuran awan panas tersebut mengarah ke selatan pusat letusan atau mengarah ke Kali Kahetang dan Kali Awang.

"Saat ini lontaran batu pijar dan awan panas masih terus berlangsung," kata Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (8/5/2015).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak 465 orang yang tinggal di kawasan tersebut mengungsi di 3 titik lokasi pengungsian. Para pengungsi tersebut berasal dari Kelurahan Bebali, Kecamatan Siau Timur yang berada di radius 5 km dari puncak kawah.
"Pengungsi tidak membawa barang apa-apa karena kejadian mendadak," ujarnya.
Menurut Sutopo, masyarakat sekitar sebetulnya sudah terbiasa dengan letusan Gunungapi Karangetang. Namun letusan dengan awan panas kemarin cukup besar sehingga masyarakat langsung mengungsi.

"Tidak ada kenaikan status gunung terkait dengan erupsi sejak kemarin. Status Gunungapi Karangetang tetap Siaga (level III)," kata Sutopo.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau para warga untuk tidak mendekati Karangetang dalam radius 4 kilometer dari kawah. Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro telah memberikan pelayanan kebutuhan dasar bagi pengungsi.

"Pendataan masih dilakukan. Kebutuhan mendesak adalah masker, makanan, lauk pauk, pakaian, selimut, makanan bayi, dan alas tidur," tutup Sutopo.

(kff/nrl)
Gunung Soputan di Sulut Meletus, Tingginya Mencapai 4,5 Km

Gunung Soputan di Sulut Meletus, Tingginya Mencapai 4,5 Km

Ayunda W Savitri - detikNews

Jakarta - Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara meletus. PVMBG Badan Geologi mencatat, tinggi letusan yang terjadi pada pukul 17.09 WITA (18.09 WIB) itu mencapai 4,5 Km.

"Tinggi letusan mencapai 4.500 meter condong mengarah ke bagian Tenggara. Awan panas ke arah barat dengan jarak luncur lebih kurang 2.500 meter," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan singkat, Sabtu (7/3/2015).

Sutopo menyebut, abu vulkanik akibat letusan itu menyebar tipis ke beberapa wilayah seperti Kecamatan Silian Raya, Touluaan, Tombatu, sebagian di Kecamatan Pasan dan Rataha yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara. Status Gunung Soputan sendiri saat ini ada di level siaga 3.

Gunung Soputan sudah mengalami beberapa kali letusan. Sutopo menjelaskan sifat letusan umumnya eksplosif dengan pusat aktivitas di puncak.

"Tidak ada pengungsian karena pemukiman terdekat berjarak 8 Km. Kondisi masyarakat normal," sambungnya.

Adapun ancaman bahaya letusan Gunung Soputan bagi penduduk relatif kecil. Sebab, pemukiman dan aktivitas terdekat penduduk terdekat berjarak 8 Km dari puncak aktivitas.

Namun, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaannya. Dari 127 gunung aktif di Indonesia, saat ini ada 5 gunung bestatus siaga level 3 yakni Gunung Soputan, Gamalama, Sinabung, Karangetang dan Lokon. Kemudian ada 15 gunung berstatus Waspada (level 2).

(aws/gah)
Back To Top