-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
KBRI Brusel imbau WNI waspada

KBRI Brusel imbau WNI waspada

KBRI Brusel imbau WNI waspada
Ilustrasi. Terduga militan ISIS (tengah) dikawal Polisi Spanyol setelah ditahan di daerah otonomi Ceuta, Afrika Utara Spanyol, Selasa (10/3), dalam foto dari rekaman video diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Spanyol. Pemerintah Spanyol mengatakan telah membongkar sel militan Islam di wilayah kantong Ceuta, Afrika Utara yang mengatakan siap menyerang Spanyol atau target wilayah lain di Eropa. Polisi menangkap dua terduga militan termasuk warga Spanyol dan Maroko sebagai bagian dari penahanan yang dilakukan pada bulan Januari, menurut keterangan kementerian. (REUTERS/Spanish Interior Ministry/Handout via Reuters)

London (ANTARA News) - KBRI di Brusel menghimbau WNI yang ada di Belgia agar terus waspada dan menjaga keamanannya menyusul adanya ledakan yang terjadi di main departure hall Bandara Zaventem, Brussel yang jarak dari KBRI Brussel sekitar 10 km atau 15 menit dengan kendaraan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada WNI yang menjadi korban peristiwa ledakan, termasuk 3 WNI yang bekerja di Bandara Zaventem dipantau dalam keadaan selamat, demikian keterangan Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Brussel, Ance Maylany yang diterima Antara London, Selasa malam.

Dikatakannya KBRI membuka nomor telepon hotline 24 jam di nomor +32478957214 dan +32478405728 yang telah disebarluaskan melalui website, social media . Saat ini, di wilayah akreditasi KBRI Brussel terdapat 1644 WNI.

Pada Selasa, 22 Maret sekitar pukul 8 pagi waktu setempat terjadi ledakan di main departure hall Bandara Zaventem.Otoritas bandara telah mengamankan lokasi, mendirikan crisis center, dan mengkonfirmasikan bahwa ledakan merupakan bom bunuh diri
Saat ini Bandara Zaventem dalam status "lockdown" dan seluruh penerbangan dialihkan baik ke Bandara Antwerpen/ Liege/ Charleroi/ Amsterdam/ maupun Oostende. Kereta jarak jauh (Eurostar) dan jalur kereta bawah tanah dipastikan tidak beroperasi dan perbatasan Perancis dan Belgia dinyatakan ditutup.

Satu jam setelah ledakan di Bandara Zaventem, dilaporkan terjadi ledakan di salah satu gerbong kereta di stasiun metro Maelbeek (14 km dari Zaventem dan 6.5 km dari KBRI Brussel). Stasiun metro ini terletak berdekatan dengan kawasan Komisi Eropa dan Parlemen Eropa.

Peristiwa ini menyebabkan stasiun pusat kereta dievakuasi dan ditutupnya akses lalu lintas. Untuk sementara, transportasi umum di Brussel dinyatakan tidak beroperasi.

Pemerintah Belgia menetapkan status siaga empat paling berbahaya satu tingkat sebelum darurat militeruntuk seluruh wilayah Belgia. Selain itu, pemerintah menghimbau agar warga menjauhi tempat keramaian, jalur transportasi umum dan pusat kota. Di samping itu, prioritas pemerintah saat ini ditujukan menangani korban dan memastikan kondisi keamanan.

Dilaporkan otoritas setempat, sejauh ini, 34 korban tewas akibat pemboman, 20 orang akibat ledakan di stasiun kereta api dan 14 orang di bandara (data pukul 13:29 waktu setempat). Sementara semua institusi Uni Eropa membatalkan pertemuannya yang dijadwalkan berlangsung hari ini.

Warga di Brussel dihimbau untuk tetap berada di tempat dan tidak melakukan aktivitas berlebih. Crisis centre Belgia menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalur telepon untuk berkomunikasi guna membebaskan jaringan telekomunikasi dan dihimbau menggunakan social media dan mengirim pesan.

Bandara Zaventem Brussel, membuka call center untuk mengetahui keberadaan keluarga dan teman, yaitu pada nomor +32 02 7537300. Hingga siang ini, evakuasi masih terus berlangsung dan jumlah dan data korban masih menunggu informasi resmi, demikian Ance Maylany. 

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Ledakan Bom Rusak Konsulat Italia di Mesir, Kemlu Imbau WNI Waspada

Ledakan Bom Rusak Konsulat Italia di Mesir, Kemlu Imbau WNI Waspada

Yudhistira Amran Saleh - detikNews  Ledakan Bom Rusak Konsulat Italia di Mesir, Kemlu Imbau WNI Waspada 
Jakarta - Bom meledak dan merusak gedung Konsulat Italia di Mesir. Kementerian Luar Negeri RI mengimbau WNI di Kairo waspada.

"KBRI kita di Mesir biasanya sudah langsung mengeluarkan imbauan untuk hati-hati," jelas Menlu Retno LP Marsudi saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (12/7/2015).

Berdasarkan penelusuran detikcom, ada imbauan yang dikeluarkan Konsuler KBRI Kairo di laman Facebook-nya pada Sabtu (11/7/2015) kemarin. Berikut isi imbauannya

I M B A U A N

No: 186/VII/2015/PROTKONS
Sehubungan dengan terjadinya ledakan bom di depan kantor Konsulat Italia di Down Town Sabtu pagi 11 Juli 2015 dan peningkatan gangguan terhadap keamanan dalam negeri Mesir akhir-akhir ini, KBRI Cairo mengimbau para WNI agar:

1. Senantiasa mengingkatkan kewaspadaan terhadap diri dan terhadap lingkungan, khususnya tempat tinggal dan tetangga untuk memastikan keadaan rumah dalam keadaan aman.

2. Senantiasa menjaga dan mebawa dokumen/identitas diri (salinan paspor, izin tinggal dll) dan dan selalu mengurus izin tinggal yang telah habis masih berlakunya.

3. Senantiasa menjauhi pusat keramaian, tidak membawa barang-barang berharga, dan lebih waspada ketika melewati parkiran mobil-mobil yang berada dekat instansi pemerintah dan asing.

4. Senantiasa menghindari wilayah yang sering dijadikan untuk demonstrasi massa seperti Tahrir, Nahdah, Gedung Radio & Televisi, Abbasiyah, Mustapha Mahmud Mohandessin, Asrama Universitas Al-Azhar, Istana Presiden Ittihadeya, Konsulat Italia di Down Town dan stadion olahraga saat terjadinya pertandingan. Maupun tempat rawan seperti suq sayyarat (pasar mobil), masjid As-Salam, Tub Ramly dll

5. Senantiasa mematuhi peraturan pemerintah setempat dan berkoordinasi dengan Dewan Keamanan dan Ketertiban Mahasiswa (DKKM).

6. Senantiasa bepergian secara berkelompok, terutama bagi mahasiswi dan hindari penggunaan kendaraan umum di larut malam.

7. Senantiasa cepat berkomunikasi dengan KBRI dan DKKM sekiranya menghadapi masalah di kantor kepolisian.

8. Senantiasa mempererat kekompakan dan koordinasi dengan sesama WNI serta memberikan pertolongan kepada WNI yang menghadapi masalah, serta menyampaikannya kepada KBRI Cairo melalui hotline 010-2222-9989, 010-1518-5795 atau 02-27947200/9, Koordinator DKKM Sdr. Ahmad Bayhaqi +201156185120.
Mohon imbauan ini ditaati dan selalu diingat di mana anda berada

Cairo, 11 Juli 2015
Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Cairo

Dalam update di Facebook, KBRI Kairo meminta agar seluruh WNI di Mesir yang belum melakukan lapor diri, dapat segera melaporkan secara online.


(nwk/imk)
Back To Top