-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
DPR hormati keputusan Ahok ikut pilgub jalur independen

DPR hormati keputusan Ahok ikut pilgub jalur independen

DPR hormati keputusan Ahok ikut pilgub jalur independen
Ketua DPR Ade Komarudin (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Jakarta (ANTARA News) - Pimpinan DPR RI menghormati keputusan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bila ingin mengikuti pemilihan calon Gubernur DKI Jakarta 2017 melalui jalur independen.

"Kalau saya melihat bahwa pencalonan Pak Ahok yang penting sesuai peraturan perundang-undangan yang ada. Kalau beliau menginginkan pencalonan independen, itu hak beliau. Beliau punya hak memilih jalur independen atau memakai jalur partai," kata Ketua DPR RI Ade Komaruddin Gedung Parlemen, Jakarta, Kamis.
Menurut pria yang akrab disapa Akom itu, keputusan Ahok memilih jalur independen bagi partai-partai politik bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk tantangan. "Buat partai ini salah satu bentuk tantangan," tutur dia.

Dalam kesempatan berbeda, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengatakan hal senada.

"Kalau itu hak dia terserah. Siapa pun setiap individu sudah ada jalurnya. Jalur independen kan memang disediakan undang-undang kita," kata Fadli dalam kesempatan berbeda.

Dia menegaskan bahwa keputusan Ahok tidak seharusnya diartikan sebagai upaya menghindari partai politik. Bagi Fadli, demokrasi tak akan ada tanpa partai politik.
"Tidak ada demokrasi tanpa partai politik. Jadi demokrasi itu wajib ada partai politik. Itu di seluruh dunia berlaku. Tidak ada demokrasi tanpa partai politik. Sehingga kalau ada yang kurang baik dari partai politik, ya partai politik yang harus diperbaiki," kata dia.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Michael Bloomberg akan "nyalon" dari jalur independen

Michael Bloomberg akan "nyalon" dari jalur independen

Michael Bloomberg akan
Michael Bloomberg (Reuters)

Jakarta (ANTARA News) - Michael Bloomberg, miliarder mantan wali kota New York City, berkata kepada para pembantunya akan mencalonkan diri pada Pemilu Presiden tahun ini.

Bloomberg akan masuk dari jalur independen, umum surat kabar New York Times seperti dikutip Reuters.

Bloomberg telah berkata kepada para sahabat dan kolega bahwa dia bersedia mengeluarkan dana paling sedikit 1 miliar dolar AS dari uang pribadinya.
Uang sebesar itu akan digunakannya untuk kampanye Pemilu Presiden 2016.

The Times mengaku mendapatkan kabar ini dari sumber-sumber yang sudah dibriefing soal pemikiran mantan wali kota itu.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Ahok Diprediksi Lewat Jalur Independen dan Menang Mudah di Pilgub 2017

Ahok Diprediksi Lewat Jalur Independen dan Menang Mudah di Pilgub 2017

Aditya Fajar Indrawan - detiknews
 Ahok Diprediksi Lewat Jalur Independen dan Menang Mudah di Pilgub 2017 
Jakarta -Pilgub DKI 2017 sudah ramai dibicarakan, utamanya soal kemungkinan Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali mencalonkan diri untuk mempertahankan kursinya. Ahok diprediksi akan kembali maju lewat jalur independen.

Pakar psikologi politik UI, Hamdi Muluk, dalam diskusi "Membedah Kinerja Pemimpin DKI Jakarta di Tengah Polemik Gubernur-DPRD", mengatakan Ahok berbeda dengan politikus lainnya. Dia yakin Ahok yang berani berlawanan menantang partai pengusungnya demi kepentingan publik akan didukung rakyat DKI untuk kembali maju tanpa kendaraan parpol.

"Jadi prediksi saya tahun 2017 nanti Ahok tidak akan maju dari partai politik. Tapi dia akan maju di jalur independen," kata Hamdi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (16/6/2015).
Hamdi meyakini Ahok masih calon gubernur DKI terkuat saat ini. Gayanya yang tak mau kompromi dengan korupsi dan keras ke parpol diyakini bisa memikat hati mayoritas rakyat DKI. Dia menyarankan Ahok mempertahankan gaya dan meningkatkan kinerja dalam dua tahun ke depan. Jika kinerja terus meningkat, tak akan ada saingan berarti untuk mengamankan kursi DKI-1 di 2017.

"Prediksi saya, jika dalam ‎2 tahun ini kinerja ahok terus digenjot. Soal-soal kebijakan publik dijalankan dengan konsisten, seperti bus TransJ diperbaiki, soal anggaran transparan ke publik dan melibas tanpa ampun yang main, sulit untuk challanger lain menyaingi Ahok," ulas Hamdi.
Soal isu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil akan maju di Pilgub DKI, Hamdi punya pandangan sendiri. Dia yakin Risma tak mau ke ibu kota, sedangkan Ridwan dianggap tak akan mampu menyaingi Ahok.

"Ditambah ‎Masyarakat Jakarta sekarang tidak mempan lagi dengan isu SARA. Jadi prediksi saya‎ 2017 mungkin masih menjadi milik Ahok," imbuhnya.

(trq/van)
Back To Top