-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Sutiyoso Jadi KaBIN, PKPI Gelar Kongres Luar Biasa Pilih Ketum

Sutiyoso Jadi KaBIN, PKPI Gelar Kongres Luar Biasa Pilih Ketum

M Iqbal - detikNews
Sutiyoso Jadi KaBIN, PKPI Gelar Kongres Luar Biasa Pilih Ketum Foto: Muhammad Iqbal
 

"Kita sudah siap untuk melaksanakan KLB. Penyelenggara, ketua pelaksana, ketua SC, sudah siapkan 100 persen dari keperluan KLB," kata Sekjen PKPI Didi Supriyanto dalam jumpa pers di Hotel Grand Sahid, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Didi mengatakan, agenda KLB adalah memilih dan menetapkan ketum baru, menyempurnakan AD ART dan ketiga menyempurnakan program kerja yang sudah disusun di Kongres sebelumnya di Medan. Agenda keempat pernyataan politik PKPI.
"Pemilihannya besok. Malam ini kita pembukaan Kongres dibarengi dengan acara halal bi halal. Besok mulai materi KLB. Insya Allah besok malam selesai," ujar mantan politisi PAN itu.

Soal calon ketua umum, Didi mengatakan hingga malam ini masih satu calon yaitu mantan Bupati Kutai Timur Isran Noor. Isran mengundurkan diri dari jabatan bupati untuk menjadi pelaksana tugas ketua umum PKPI menggantikan Sutiyoso.
"Tapi dalam mekanisme SC dimungkinkan adanya pemilihan. Kalau sampai waktunya tidak ada calon lain maka aklamasi," ucap Didi.

Beberapa tokoh PKPI dijadwalkan hadir dalam pembukaan, di antaranya Sutiyoso, Tri Sutrisno, Meutia Hatta, dan beberapa purnawirawan jenderal TNI. Pembukaan KLB dimulai sekitar pukul 19.15 WIB, sekitar 500 orang pengurus PKPI se-Indonesia tampak sudah hadir.
(bal/hri)
Kepala BIN dan Sejumlah Tokoh Bahas Tolikara

Kepala BIN dan Sejumlah Tokoh Bahas Tolikara

Fotografer - Rengga Sancaya Kepala BIN dan Sejumlah Tokoh Bahas TolikaraPertemuan dilakukan di rumah dinas Sutiyoso di Jl Denpasar Raya no 42, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2015).

Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN) Sutiyoso menggelar pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, tokoh-tokoh agama, pemuda dan pelajar. Pertemuan ini untuk mendengar pendapat para tokoh agar peristiwa penyerangan di Tolikara, Papua, tidak terulang.

Kepala BIN dan Sejumlah Tokoh Bahas Tolikara

Besok, Kepala BIN Kumpulkan Tokoh Agama Bahas Kerusuhan Tolikara

Besok, Kepala BIN Kumpulkan Tokoh Agama Bahas Kerusuhan Tolikara

Lukman Diah Sari 
Kepala BIN Sutiyoso dan mantan Kepala BIN Marchiano Norman---MI/Panca SyurkaniKepala BIN Sutiyoso dan mantan Kepala BIN Marchiano Norman---MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso akan mengumpulkan sejumlah tokoh agama tingkat nasional, Kamis 23 Juli. Sutiyoso ingin berdiskusi dengan tokoh agama untuk mengatasi insiden kerusuhan di Tolikara.

"Di semua wilayah provinsi, dikumpulkan tokoh-tokoh agama. Untuk tingkat nasional akan saya lakukan besok, Kamis. Saya mengumpulkan tokoh semua agama tingkat nasional," kata Sutiyoso usai mengikuti upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-55, di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanudin, Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2015).

Sutiyoso menerangkan, langkah itu dilakukan agar para tokoh agama bisa mengimbau ke umatnya menjaga toleransi antarumat beragama.
Tak hanya tokoh agama, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga akan mengumpulkan jajaran BIN daerah. "Seluruh Kabinda saya instruksikan untuk waspada seluruhnya di tempat," tukasnya.

Titik waspada BIN di daerah, kata dia, difokuskan di seluruh tempat yang diyakini memiliki potensi konflik dan memiliki kelompok radikal.

"Saya instruksikan, waspada seluruhnya. Terutama terhadap semua kelompok radikal," tegasnya. 
TII
Kepala BIN sudah mendeteksi Tolikara rusuh saat lebaran

Kepala BIN sudah mendeteksi Tolikara rusuh saat lebaran

Reporter : Arbi Sumandoyo Kepala BIN sudah mendeteksi Tolikara rusuh saat lebaranSutiyoso. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman


Merdeka.com - Insiden penyerangan kepada jamaah muslim sedang menunaikan salat Idul Fitri oleh orang tidak dikenal, berbuntut pembakaran kios pasar dan merembet hingga musala di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua dinilai menjadi tamparan buat Kepala Badan Intelejen Negara, Sutiyoso. BIN dituding tidak mampu mencegah insiden yang menewaskan satu orang itu.

Banyak yang beranggapan insiden itu harusnya bisa dicegah dan tak perlu terjadi hingga membuat situasi makin panas. Lalu bagaimana Sutiyoso menanggapi hal ini? Kepada merdeka.com, orang nomor satu di lembaga telik sandi itu mengatakan mereka sudah mendeteksi adanya kemungkinan gesekan akan terjadi. Namun soal eksekusi di lapangan, BIN menyerahkan seluruhnya kepada aparat yang berwenang.

"Sudah kita deteksi sehingga ketahuan. Ingat, BIN mendeteksi, yang melaksanakan di lapangan aparat," tulis Sutiyoso saat dihubungi melalui pesan pendek kepada merdeka.com, Selasa (21/7).

Berikut penuturan Sutiyoso kepada Arbi Sumandoyo dari merdeka.com soal tragedi Tolikara dan pencegahannya agar insiden ini tidak terulang dan meluas.

Banyak yang menilai tragedi Tolikara tamparan keras bagi anda selaku kepala BIN. Apa tanggapan anda ?

Kenapa kok saya.

Banyak yang menuding harusnya insiden itu tidak terjadi jika BIN cepat mendeteksi?

Lah aparat kan semua sudah tahu, sudah rapat koordinasi dan sudah menjaga saat sholat Ied.
Aksi susulan merambat hingga Jawa Tengah. Di Bantul dan Purworedjo ada gereja yang juga dibakar. Apakah BIN mendeteksi ada yang ingin membuat Indonesia kacau?

Sudah kita deteksi sehingga ketahuan. Ingat, BIN mendeteksi, yang melaksanakan di lapangan aparat.

Apa point dari hasil rapat koordinasi terkait insiden Tolikara?

Mereka sepakat sholat Ied tetap dilaksanakan termasuk Presiden GIDI dan aparat akan mengamankan. Kalau akhirnya terjadi tembakan ke perusuh itu yang akan diusut POLRI. Apa sudah sesuai prosedur.

Bagaimana BIN dan institusi lainnya mencegah agar insiden ini tidak terulang dan melebar, mengingat tragedi Tolikara begitu sensitif?

Kamis saya kumpulkan semua pemuka agama dan tokoh pemuda dari semua agama. Di tingkat Daerah (Kabinda) terus waspada, juga mengumpulkan tokoh agama di daerah masing-masing untuk menjaga kerukunan beragama.
[ary]
Saran KaBIN Marciano untuk Sutiyoso Soal Ancaman Kelompok Radikal

Saran KaBIN Marciano untuk Sutiyoso Soal Ancaman Kelompok Radikal

Moksa Hutasoit - detikNews
Saran KaBIN Marciano untuk Sutiyoso Soal Ancaman Kelompok Radikal
Back To Top