-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online
Ridwan Kamil jamin tidak ada pemerasan terhadap gereja

Ridwan Kamil jamin tidak ada pemerasan terhadap gereja

Ridwan Kamil jamin tidak ada pemerasan terhadap gereja
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
Bandung (ANTARA News) - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menggelar rapat bersama pengurus gereja se-Kota Bandung dan memastikan tidak ada praktik intoleransi di kota itu sekaligus mengklarifikasi isu pemerasan terhadap salah satu gereja yang diduga dilakukan ormas.

"Hasil dari penelusuran Bidang Bimmas Kristen Kementerian Agama Jawa Barat tidak terjadi praktik dugaan pemerasan seperti kabar yang beredar, karena perizinan gereja itu sudah selesai sesuai prosedur," kata Kamil, di Bandung, Kamis.

Pada pertemuan yang digelar di rumah dinas wali kota, di Jalan Dalem Kaum, Bandung itu, dihadiri berbagai forum gereja di Kota Bandung, FKUB, Forum Silaturahmi Ormas Islam (FSOI), Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, dan lain-lain terkait.

Sebelumnya sempat beredar kabar ada organisasi massa tertentu yang meminta sejumlah uang dari gereja-gereja di Bandung. Hal ini meresahkan jemaat gereja-gereja setempat, yang pendirian gerejanya --secara bangunan dan organisasi keagamaan-- sudah memenuhi berbagai persyaratan dari negara dan pemerintahan setempat.

Kamil menegaskan, pemerintah tidak pernah mengeluarkan kebijakan yang merugikan masyarakat. Bilapun ada yang memanfaatkan situasi, menurut dia itu dilakukan segelintir petualang berwatak tidak baik.

Ia mengatakan, suasana ibadah dan keagamaan di Kota Bandung sudah kondusif, ditambah Bandung yang merupakan kota pertama pendiri Forum Komunikasi Umat Beragama di Indonesia.

"Karena kita sudah punya forum silaturahim supaya jika ada komunikasi atau aspirasi, pintunya satu dan komunikasi berjalan lancar," kata dia.

Dia mengatakan, untuk perizinan pendirian gereja telah diatur pemerintah. 
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Presiden Jokowi nasihati Ridwan Kamil terkait pilkada DKI Jakarta 2017

Presiden Jokowi nasihati Ridwan Kamil terkait pilkada DKI Jakarta 2017

Presiden Jokowi nasihati Ridwan Kamil terkait pilkada DKI Jakarta 2017
Walikota Bandung, Ridwan Kamil (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
 Bandung (ANTARA News) - Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil yang akrab dipanggil  Emil menyatakan sejumlah tokoh penting di Indonesia memberikan masukan atau nasihat kepada dirinya terkait Pilkada DKI Jakarta 2017, salah satunya  Presiden Indonesia Joko Widodo.

"Yang menarik di luar ekspektasi saya, saya dipanggil dan diberi masukan oleh sejumlah tokoh mulai dari Pak Presiden Jokowi, Pak Prabowo (Subianto), Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua DPD dan ada tiga-empat menteri menyampaikan," kata Ridwan Kamil di Gedung Balai Kota Bandung, Senin.

Ia mengatakan selain tokoh nasional, selama tiga bulan terakhir ini ada 20 kelompok yang mendatangi dirinya terkait Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Itu ada elemen Masyarakat Betawi, Tokoh Jakarta, kemudian ada empat parpol besar yakni PDIP, Nasdem, Gerindra dan PKS sudah mendiskusikan terkait cagub DKI Jakarta ini," ujar dia.

Menurut dia, dari lima tokoh nasional yang memberikan nasihat kepada dirinya ada dua orang tokoh yang meminta maju sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dan tiga orang tokoh memintanya untuk tidak maju.

Pada kesempatan tersebut, ia memutuskan untuk tidak maju sebagai sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Jika ada pertanyaan kenapa baru diumumkan sekarang (keputusan tidak maju di Pilkada DKI Jakarta) karena saya melaksanakan amanat orang tua saya, bahwa kalau ada undangan silaturahmi harus ditemui," ujar dia.

Ia memahami bahwa isu Pilkada DKI Jakarta ini menjadi perhatian banyak pihak sehingga dirinya harus secara resmi menyampaikan keputusan terkait isu tersebut.

"Saya menduga karena skala strategi Pilgub DKI Jakarta ini luar biasa. Sampai kemarin masih ada dua tiga pihak yang mengajak bertemu dan lain sebagainya. Jadi alhamdulillah sudah saya dengarkan semuanya," ujar Emil.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
Ridwan Kamil prihatin Sherina dipalak geng motor

Ridwan Kamil prihatin Sherina dipalak geng motor


Ridwan Kamil prihatin Sherina dipalak geng motor
Sherina (ANTARA/Audy Alwi)
Baru 2 hari saya di negeri tercinta ini, tepatnya di Jl. Cihampelas Bandung, jam 20:10 brsn saya & ibu saya DIPALAK Geng Motor
Bandung (ANTARA News) - Wali Kota Bandung M Ridwan Kamil menyatakan prihatin atas aksi geng motor yang memalak artis Sherina Munaf dan ibunya saat berada di Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/9) malam.

"Kalau secara umum, pada dasarnya saya ikut prihatin saja karena yang namanya kejadian permasalahan kriminalitas di perkotaan selalu ada, tidak mungkin hilang ya," kata Ridwan Kamil seusai menghadiri pembukaan Asean Automobile Safety Forum 2015, di Aula Barat Institut Teknologi Bandung, Senin.

Awalnya pria yang akrab disapa Emil ini tidak mengetahui kejadian yang menimpa artis Sherina tersebut namun ia langsung melihat cuitan penyanyi Sherina tentang kejadian yang dialaminya lewat telepon pintar milik ajudannya.

"Oh, laporan yang mana. Kebetulan saya belum tahu, bagaimana ceritanya itu," katanya.

Menyikapi kejadian tersebut pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian untuk lebih memperketat keamanan agar keamanan warga senantiasa terjaga dan terlindungi.

"Namun rasa aman itu harus dikoordinasikan dengan kepolisian. Keamanan itu urusannya polisi. Nanti saya coba ke Pak Kapolrestabes untuk meningkatkan keamanan khususnya di daerah yang banyak populasi turis," ujar dia.

Sebelumnya, artis sekaligus penyanyi Sherina dipalak oleh geng motor di Jalan Cihampelas Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu malam.

"Baru 2 hari saya di negeri tercinta ini, tepatnya di Jl. Cihampelas Bandung, jam 20:10 brsn saya & ibu saya DIPALAK Geng Motor. @ridwankamil", cuit Sherina dalam akun twitternya @sherinasinna sekitar pukul 20.38 WIB.

Selang beberapa menit kemudian putri Ketua Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf ini kembali berkicau tentang kejadian yang dialaminya di akun twitternya.

"Semoga yg barusan kita alami tidak akan pernah dialami warga atau tamu Kota Bandung yg lain. Mohon perhatian polisi ya, Kang @ridwankamil" cuit @sherinasinna pukul 20.46 WIB.

Setiap cuitan pelantun lagu "Cinta Pertama dan Terakhir" di media sosial tersebut di-mention kepada Wali Kota Bandung melalui akun twitter @ridwankamil.
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2015
Ridwan Kamil Tantang Brigez Bikin Acara Zikir Anti Korupsi

Ridwan Kamil Tantang Brigez Bikin Acara Zikir Anti Korupsi

Avitia Nurmatari - detikNews
Ridwan Kamil Tantang Brigez Bikin Acara Zikir Anti Korupsi Foto: Agung Pambudhy
 

Hal itu merupakan apresiasi orang nomor satu di Bandung tersebut kepada Brigez yang mau bergerak dan berubah menjadi organisasi yang positif.

"Saya sangat bahagia, mereka kompak dan mau diarahkan kepada kegiatan positif," ungkapnya usai menghadiri Brigez Berzikir di Masjid Raya Bandung, di Jalan Asia Afrika, Bandung, Sabtu (8/8/2015).

Pria yang akrab disapa Emil tersebut meminta Brigez untuk mengajak organisasi lainnya agar melakukan kegiatan positif. Sebagai wujud apresiasi Emil meminta Brigez untuk menggelar acara zikir bersama dalam rangka Hari Anti Korupsi (HAKI) sedunia Desember 2015 mendatang.

"Saya tantang mereka untuk membuat acara zikir dalam rangka HAKI, anak-anak Brigez panitianya. Sehingga ada pesan perubahannya," ucap Emil.


Emil mengakui citra geng motor berandalan yang melekat dalam tubuh Brigez sulit untuk diubah. Namun pihaknya optimis Brigez yang saat ini sudah berubah menjadi organisasi kepemudaan bisa menjadi lebih baik.

"Butuh waktu untuk mengubah persepsi. Dengan dua kali acara zikir bareng saja hatur lumayan. Yang penting semua hak untuk bertobat dan salurannya forum zikir ini, makanya saya dukung," ungkap Emil.
(avi/dhn)
Halalbihalal, Ridwan Kamil Nasihati Ribuan PNS Bandung

Halalbihalal, Ridwan Kamil Nasihati Ribuan PNS Bandung

Baban Gandapurnama - detikNews Halalbihalal, Ridwan Kamil Nasihati Ribuan PNS BandungFoto: Erna Mardiana
 

"Jadilah ASN (istilah baru untuk sebutan PNS) yang bersih, melayani dan profesional," ujar Emil, sapaan Ridwan, sewaktu menyampaikan sambutan dalam kegiatan halalbihalal keluarga besar Pemkot Bandung bertajuk 'Selaturahmi Bandung Juara' di Plaza Balaikot, Jalan Wastukancana, Senin (27/7/2015).


Ribuan PNS ikut menghadiri acara tersebut. Dalam kesempatan itu Emil mendeskripsikan soal makna bersih, melayani dan profesional.

Untuk kategori bersih, Emil berkata, Bandung patut bangga lantaran meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu penghargaannya berupa komitmen Pemkot Bandung dalam program antikorupsi.

"Menurut KPK, pelanggaran korupsi di Bandung sudah berkurang. Artinya hari ini (Bandung) lebih baik dari kemarin. Mungkin masih ada satu dua belum maksimal," tutur pria berkacamata tersebut.

Emil berpesan agar kepercayaan yang sudah diberikan KPK kepada Bandung ini mesti tetap dijaga. Dia mengabarkan juga pada Desember tahun ini KPK menunjuk Bandung menjadi tuan rumah acara perayaan Hari Antikorupsi Internasional.

"Kalau kategori melayani, saya mengingatkan ASN enggak boleh malas. Dulu rapor SKPD itu merah berdasarkan Ombudsman. Lalu delapan bulan kita ubah sekarang rapor SKPD itu hijau atau A," kata Emil.
Menurut Emil, masyarakat Bandung sekarang tak perlu ribet dalam pengurusan izin. Konsep smart city digulirkan Pemkot Bandung guna mempermudah pelayanan kepada publik melalui akses internet.

"Perizinan sekarang online dan bayar izin online. Lalu surat izinnya dikirim ke rumah," ucapnya.

Labih lanjut, Emil mewanti-wanti kepada jajarannya agar selalu menanamkan sikap profesional selama menjalankan tugas. "Semoga prestasi yang baik ini tetap konsisten dan lebih baik," ucap Emil.


(bbn/ern)
Back To Top