-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Jokowi: Presiden Brasil Minta Keringanan Soal Eksekusi Mati, PM Abbott Tidak

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews

 Jokowi: Presiden Brasil Minta Keringanan Soal Eksekusi Mati, PM Abbott Tidak  
Jokowi, Dubes Toto Riyanto dan Menlu Retno/Rusman-SetPres 
 
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Presiden Brasil Dilma Rouseff berulangkali meneleponnya meminta pembatalan hukuman mati terhadap warganya. Presiden Perancis dan Belanda juga melakukan hal yang sama, namun kata Jokowi, tak ada telepon dari PM Australia Tony Abbott.

"Masalah hukuman mati ada telepon dari Presiden Brasil, Presiden Perancis, Belanda juga. Kalau Australia tidak," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (24/2/2015).

Namun semua permohonan tersebut, kata Jokowi, tak mengubah keputusan RI untuk membatalkan eksekusi mati. Gelombang kedua eksekusi mati pun akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

"Kita lihat perkembangannya seperti apa nantinya. Sejauh ini kita selalu berhubungan baik dengan Brasil, hubungan ekonomi ada, perdagangan, dan sebagainya," tutur Jokowi.

"Soal kapan waktu eksekusi (mati), tanya ke eksekutornya," lanjut dia.

Sebelumnya saat rapat di DPR, Jaksa Agung HM Prasetyo memaparkan bahwa terpidana mati gelombang II berasal dari negara Perancis, Ghana, Cordova, Brasil, Filipina, Australia, dan WNI. Di antara terpidana yang akan dieksekusi ada nama duo Bali Nine Myuran Sukumaran dan Andrew Chan yang berkebangsaan Australia, serta Rodrigo Gularte asal Brasil.

Pada gelombang pertama pun ada pula WN Brasil yang dieksekusi atas kasus narkoba, yakni seorang pilot bernama Archer. Saat itu Dubes Brasil untuk RI sempat ditarik pulang, namun kini telah berkantor lagi di Jakarta. Kini giliran Dubes RI untuk Brasil Toto Riyanto yang dipulangkan karena upacara kredensial yang ditunda.

Sementara itu PM Australia Tony Abbott malah mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mengungkit-ungkit bantuan pada bencana tsunami Aceh tahun 2004. Meski sudah diklarifikasi oleh Menlu Australia Julie Bishop, namun ucapan Abbott telah menyulut reaksi masyarakat Indonesia dengan dilakukanya aksi mengumpulkan koin untuk Abbott.

(bpn/bar)
Labels: Presiden Jokowi

Thanks for reading Jokowi: Presiden Brasil Minta Keringanan Soal Eksekusi Mati, PM Abbott Tidak . Please share...!

0 Komentar untuk "Jokowi: Presiden Brasil Minta Keringanan Soal Eksekusi Mati, PM Abbott Tidak "

Back To Top