Iin Yumiyanti - detikNews
Leipzig - Penampilan Indonesia di
Leipzig Book Fair memperkenalkan diri sebagai guest of honour atau Tamu
Kehormatan Frankfurt Book Fair 2015 dinilai sukses. Leipzig menjadi awal
yang bagus bagi Indonesia untuk tampil di Frankfurt pada Oktober
mendatang.
"Penampilan Indonesia lebih bagus daripada Finlandia yang menjadi tamu kehormatan tahun lalu. Leipzig ini menjadi permulaan yang bagus untuk sesuatu yang lebih besar," kata Claudia Kaiser, Vice President Frankfurt Book Fair.
Indonesia mendapat ulasan lumayan banyak di media Jerman. Media yang memberitakan Indonesia antara lain Kantor berita Jerman, Deutsche Presse-Agentur (DPA), Frankfurter Neue Presse dan Bild.
Ketua Komite Nasional Indonesia untuk program Frankfurt Book Fair 2015 Goenawan Mohamad juga berpendapat Indonesia berhasil di Leipzig Book Fair. Indonesia mendapat banyak perhatian setelah memperkenalkan diri di Leipzig.
"Sekarang makin banyak yang ingin datang ke Indonesia. Sudah 15 wartawan Jerman mendaftar untuk datang ke Jakarta," kata Goenawan kepada detikHOT.
Goenawan menyatakan Indonesia harus mempersiapkan diri dengan serius untuk tampil di Frankfurt Book Fair 2015. Leipzig Book Fair hanya sepersepuluh besarnya dari ajang di Frankfurt mendatang.
Dari evaluasi penampilan di Leipzig, banyak hal yang harus diperbaiki Indonesia. Penandatanganan kontrak penerjemahan dengan penerbit Jerman harus dipercepat. Presentasi para narasumber harus dikemas lebih menarik lagi lewat semi pertunjukan.
Tarian ronggeng yang menyertai penampilan sastrawan Ahmad
Tohari memperkenalkan buku Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk
di Leipzig Book
Fair (Iin Yumiyanti/detikcom)
"Penampilan Indonesia lebih bagus daripada Finlandia yang menjadi tamu kehormatan tahun lalu. Leipzig ini menjadi permulaan yang bagus untuk sesuatu yang lebih besar," kata Claudia Kaiser, Vice President Frankfurt Book Fair.
Indonesia mendapat ulasan lumayan banyak di media Jerman. Media yang memberitakan Indonesia antara lain Kantor berita Jerman, Deutsche Presse-Agentur (DPA), Frankfurter Neue Presse dan Bild.
Ketua Komite Nasional Indonesia untuk program Frankfurt Book Fair 2015 Goenawan Mohamad juga berpendapat Indonesia berhasil di Leipzig Book Fair. Indonesia mendapat banyak perhatian setelah memperkenalkan diri di Leipzig.
"Sekarang makin banyak yang ingin datang ke Indonesia. Sudah 15 wartawan Jerman mendaftar untuk datang ke Jakarta," kata Goenawan kepada detikHOT.
Goenawan menyatakan Indonesia harus mempersiapkan diri dengan serius untuk tampil di Frankfurt Book Fair 2015. Leipzig Book Fair hanya sepersepuluh besarnya dari ajang di Frankfurt mendatang.
Dari evaluasi penampilan di Leipzig, banyak hal yang harus diperbaiki Indonesia. Penandatanganan kontrak penerjemahan dengan penerbit Jerman harus dipercepat. Presentasi para narasumber harus dikemas lebih menarik lagi lewat semi pertunjukan.

0 Komentar untuk "'Indonesia' di Leipzig, Permulaan Bagus untuk Sesuatu yang Lebih Besar "