Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jakarta - Presiden Joko Widodo
(Jokowi) akan melakukan lawatan ke Tokyo, Jepang pada 22 sampai 25 Maret
pekan depan. Sejumlah agenda sudah menunggu Presiden Jokowi di Negeri
Sakura itu.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir mengatakan di Jepang, Presiden Jokowi akan bertemu dengan Kaisar Akihito dan Perdana Menteri Shinzo Abe. "Presiden juga akan melaksanakan pertemuan dengan pengusaha-pengusaha Jepang," kata Armanatha kepada wartawan di kantornya, Jumat (20/3/2015).
Presiden menurut pria yang akrab disapa Tata itu juga akan menjadi pembicara di forum bisnis yang dihadiri 1000 lebih pengusaha Jepang. Di sela menjadi pemebicara tersebut, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan khusus bersama sejumlah chief executive officer (CEO) di Jepang yang memiliki kerjasama dengan perusahaan di Indonesia.
"Kunjungan ke Jepang diharapkan akan ada kesepakatan atau kerjasama baru terkait perdagangan, investasi dan kemungkinan pertahanan," kata Tata.
Posisi Jepang bagi Indonesia cukup penting. Jepang yang juga terkenal dengan julukan Negeri 'Matahari Terbit' itu merupakan mitra strategis Indonesia selama 10 tahun terakhir sejak 2004.
"Jepang merupakan mitra dagang ketiga terbesar di Indonesia dengan nilai U S$ 40,2 miliar," kata Tata.
Pada tahun 20014, Jepang juga menjadi negara investor kedua terbesar di Indonesia dengan nilai US $ 2,7 miliar. Sebanyak 480 ribu Wisatawan Jepang ke Indonesia pada tahun 2014 juga menempatkan Jepang sebagai nomor 5 dalam urutan jumlah Wisatawan yang hadir.
Dalam lawatan ke Jepang ini Presiden tidak akan membawa rombongan dalam jumlah besar. Tata menyebut hanya sejumlah menteri-menteri terkait saja yang ikut, seperti; Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan.
(erd/van)
Presiden Jokowi
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir mengatakan di Jepang, Presiden Jokowi akan bertemu dengan Kaisar Akihito dan Perdana Menteri Shinzo Abe. "Presiden juga akan melaksanakan pertemuan dengan pengusaha-pengusaha Jepang," kata Armanatha kepada wartawan di kantornya, Jumat (20/3/2015).
Presiden menurut pria yang akrab disapa Tata itu juga akan menjadi pembicara di forum bisnis yang dihadiri 1000 lebih pengusaha Jepang. Di sela menjadi pemebicara tersebut, Presiden Jokowi juga akan melakukan pertemuan khusus bersama sejumlah chief executive officer (CEO) di Jepang yang memiliki kerjasama dengan perusahaan di Indonesia.
"Kunjungan ke Jepang diharapkan akan ada kesepakatan atau kerjasama baru terkait perdagangan, investasi dan kemungkinan pertahanan," kata Tata.
Posisi Jepang bagi Indonesia cukup penting. Jepang yang juga terkenal dengan julukan Negeri 'Matahari Terbit' itu merupakan mitra strategis Indonesia selama 10 tahun terakhir sejak 2004.
"Jepang merupakan mitra dagang ketiga terbesar di Indonesia dengan nilai U S$ 40,2 miliar," kata Tata.
Pada tahun 20014, Jepang juga menjadi negara investor kedua terbesar di Indonesia dengan nilai US $ 2,7 miliar. Sebanyak 480 ribu Wisatawan Jepang ke Indonesia pada tahun 2014 juga menempatkan Jepang sebagai nomor 5 dalam urutan jumlah Wisatawan yang hadir.
Dalam lawatan ke Jepang ini Presiden tidak akan membawa rombongan dalam jumlah besar. Tata menyebut hanya sejumlah menteri-menteri terkait saja yang ikut, seperti; Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan.
(erd/van)
Labels:
Jepang,
Presiden Jokowi
Thanks for reading Ini Agenda Lawatan Presiden Jokowi di Jepang. Please share...!

0 Komentar untuk " Ini Agenda Lawatan Presiden Jokowi di Jepang"