-->
Motivasi Menulis
Bisnis Online

Kepada Jokowi, Pengusaha Jepang Keluhkan Pelabuhan Sampai Kemacetan

Maikel Jefriando - detikfinance
Kepada Jokowi, Pengusaha Jepang Keluhkan Pelabuhan Sampai Kemacetan
Jakarta -Sadayuki Sakakibara, Chairman Keidanren (federasi bisnis Jepang), baru saja bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuan tersebut, pengusaha Negeri Matahari Terbit menuturkan beberapa hambatan berinvestasi yang harus segera diselesaikan.

Hambatan pertama adalah ketersediaan infrastruktur yang belum memadai. Misalnya pelabuhan dan jalan yang secara kuantitas dan kualitas masih sangat kurang untuk negara sebesar Indonesia.

"Hambatan apa saja yang kami rasakan memang pertama itu adalah infrastruktur. Misalnya pelabuhan dan jalan," ungkap Sakakibara usai pertemuan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/4/2015).
Kedua adalah soal listrik. Pasokan listrik yang belum tercukupi membuat industri sulit untuk tumbuh.

Ketiga yaitu terkait dengan kemacetan lalu lintas. "Kemacetan menjadi hambatan. Seperti belum ada MRT (Mass Rapit Transit) dan sebagainya," tegas Sakakibara.
Meski begitu, Sakakibara memastikan investasi dari Jepang ke Indonesia tetap akan mengalir deras. Apalagi hubungan yang terjalin antar kedua negara selama ini sangat erat.

"Meski ada hambatan, kami ingin berkontribusi untuk menata infrastruktur. Kami ada tekad," tuturnya.

Pada 2013, Jepang berhasil menduduki posisi pertama sebagai investor terbesar di Indonesia untuk investasi langsung atau Foreign Direct Investment (FDI). Kemudian menjadi peringkat kedua pada tahun selanjutnya. Tahun ini diharapkan kembali ke peringkat pertama.

"Memang kalau dilihat investasi Jepang di Indonesia sudah lama dengan angka yang sangat tinggi. Tahun ini Jepang ingin menjadi negara yang paling banyak investasi ke Indonesia," papar Sakakibara.

Bagi pengusaha Jepang, Indonesia bukan sekedar pasar. Menurut Sakakibara, Indonesia sangat potensial menjadi basis produksi.

"Kami anggap Indonesia bukan sebagai pasar konsumsi atau menjual sesuatu. Indonesia adalah negara yang penting untuk supply chain, terutama untuk manufaktur," katanya.

Dunia usaha Jepang akan mendorong dengan investasi dari berbagai sektor. Terutama infrastruktur. Tujuannya agar Indonesia bisa nantinya menjadi negara eksportir.

"Kami juga ingin Indonesia memiliki industri manufaktur yang ekspor ke negara lain," ujarnya.

"Kami ada sebuah tekad untuk melaksanakan penanaman modal untuk tingkat yang tinggi. Kami pertahankan juga yang ada. Untuk itul ah kami datang ke sini untuk menyampaikan hal-hal yang penting terutama apa saja yang menjadi hambatan investasi dari Jepang," sambung Sakakibara.

(mkl/hds)
Labels: Jepang, Jokowi, Kemacetan, Pelabuhan, Pengusaha

Thanks for reading Kepada Jokowi, Pengusaha Jepang Keluhkan Pelabuhan Sampai Kemacetan. Please share...!

0 Komentar untuk "Kepada Jokowi, Pengusaha Jepang Keluhkan Pelabuhan Sampai Kemacetan"

Back To Top